tips

Tips belajar kosakata (vocabulary) bahasa Inggris

Salah satu kunci keberhasilan dalam berkomunikasi dalam bahasa Inggris adalah penguasaan kosakata (vocabulary) yang cukup. Tak jarang banyak dari kita mengalami kesulitan dalam mempelajari kosakata baru. Berikut tips belajar dari kami:

  1. Familiarize your eyes and ears. Kelilingi diri Anda dengan bahasa Inggris hingga Anda terbiasa melihat dan mendengarnya. Bisa dengan film, lagu, dsb. Alam bawah sadar Anda akan dengan mudah menangkap kata, frasa, kalimat, idiom, dan lainnya dalam bahasa Inggris. Bayangkan ketika Anda kecil pada saat Anda belajar bahasa Indonesia dari sekitar Anda. Hal yang sama Anda lakukan dengan bahasa Inggris sekarang.
  2. Read! Tidak bisa dipungkiri Anda akan mendapatkan banyak kosakata baru dari kegiatan membaca. Bisa dari buku, koran, atau website berbahasa Inggris.
  3. Use a dictionary. Belajar kosakata tanpa kamus? Jangan mimpi. Biasakan untuk langsung mencari arti kata yang tidak Anda pahami di kamus. Pilih kamus yang baik dari penerbit atau organisasi yang bisa dipercaya, cetak atau elektronik atau online. Biasakan mencari pada saat kata itu Anda temukan.
  4. Take notes. Buatlah catatan khusus kosakata yang bisa Anda baca berulang kali kapan saja. Langsung catat kata baru dan review kembali. Dalam catatan Anda, kelompokkan kata berdasarkan ‘keluarga’nya. Misal: kata yang berhubungan dengan kata makan (eat): spoon, knife, fork, dsb. Dalam catatan Anda, tambahkan juga gambar atau ilustrasi bila perlu, atau bila itu memudahkan Anda untuk mengingat kata tersebut. Setelah itu jangan lupa untuk dibaca.
  5. Improve context skills. Banyak kata memiliki arti yang berbeda tergantung pada konteks kalimat atau bacaan. Asah kemampuan untuk membedakannya. Cara mengasah context skills: sebelum memutuskan suatu kata artinya adalah A (berdasarkan pengetahuan kita atau kamus), lihat kembali konteks. Cari arti kata tersebut dalam kamus. Dari beberapa arti atau definisi, pilih arti yang sesuai dengan konteks. Tentu banyak membaca akan sangat membantu.
  6. Use tricks or mnemonics. Gunakan cara menghapal dengan trik dan cara yang menyenangkan. Bisa Anda ciptakan sendiri atau mengambil dari yang ada. Contoh: untuk membedakan jenis Subject Pronoun (kata ganti sebagai subyek) kita bisa menghapalkannya dengan melafalkan I/ you/ they/ we dengan ‘Ayu Dewi’ (seperti nama orang).
  7. Practice! Banyak berlatih. Listen – speak! Read – write! Setelah mendengarkan, coba katakan. Setelah membaca, coba tuliskan (dalam kalimat, dsb). Praktekkan.
  8. Repeat and associate. Cara belajar kosakata yang efektif adalah melalui pengulangan (repetition) dan asosiasi (association). Repetition bisa dilakukan seperti yang sudah disebutkan: membiasakan diri dengan bahasa Inggris, membuat catatan yang bisa dibaca kembali, membaca, menggunakan trik untuk menghapal, berlatih mengucapkan kembali apa yang sudah didengar, dan menulis kembali apa yang sudah dibaca. Melalui association: ketika Anda mendengar atau membaca sebuah kata, apa yang muncul dalam benak Anda? Gunakan gambaran dalam benak ini untuk mengingat kata baru.

Demikian tips belajar kosakata dari kami. Semoga bermanfaat.

Standard
tips

Tips cara menavigasikan “Active English: The Blog”

Selamat datang di blog kami, Active English: The Blog.

Mungkin ada beberapa dari Anda yang penasaran dan bertanya-tanya, mengapa blog ini terlihat ‘terlalu sepi’ dan ‘sederhana’. Sebenarnya tidak juga, karena ada fungsi (widget) yang ‘tersembunyi’ di bagian atas blog ini. Jika Anda belum mengetahui cara melihatnya, berikut 2 langkah sederhananya:

Tips menavigasikan blog kami

Klik untuk memperbesar

  1. Ketika  membuka laman blog ini, klik pada bagian hitam bergaris-garis putih yang ada di atas laman blog, sebelah kiri kaca pembesar yang menunjukkan fitur ‘Search’ (yang ditunjukkan oleh panah merah).
  2. Fitur-fitur (widget) yang ‘tersembunyi’ akan muncul dan Anda dapat dengan leluasa memanfaatkannya.

Mudah kan? Selamat membaca dan belajar! 😉

Standard
tips

Tips menggunakan kamus bahasa Inggris

Sebelum membahas lebih lanjut, kami ingin bertanya: untuk Anda yang sedang belajar bahasa Inggris, sudahkah Anda memiliki kamus Bahasa Inggris? Jika ya, seberapa sering Anda menggunakannya?

Ada berbagai macam kamus berdasarkan bahasa, ukuran, fungsi, dan medianya. Dalam tulisan ini kami secara khusus membicarakan kamus yang menunjang proses belajar bahasa Inggris Anda. Di bawah ini adalah hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam menggunakan kamus.

1) Pilih dan milikilah kamus Bahasa Inggris sesuai kebutuhan Anda. Jika Anda pelajar dan ingin kamus yang sederhana dan bisa dibawa kemana saja, maka ‘kamus saku’ bisa jadi pilihan. Jika Anda mahasiswa/i yang memerlukan kamus umum yang lebih lengkap, maka Kamus Indonesia-Inggris dan Kamus Inggris-Indonesia adalah pilihan tepat. Jika Anda seorang akuntan dan memerlukan kamus khusus untuk profesi Anda, maka Kamus Akuntansi adalah pilihan yang tepat. Biasanya kamus khusus semacam ini hanya tersedia dalam satu bahasa saja (Inggris-Inggris), maka kamus umum Inggris-Indonesia pun akan tetap dibutuhkan.

2) Pilih dan milikilah kamus yang berkualitas baik. Ada pemeo yang mengatakan, kamus yang menyebut dirinya sebagai ‘kamus terlengkap’ biasanya bukanlah yang paling lengkap. Pastikan Anda tidak termakan tulisan ini di cover kamus yang Anda beli. Juga, pilihlah kamus dari penerbit yang terpercaya.

3) Setelah mendapatkan kamus yang Anda butuhkan, pelajarilah cara mencari kata dalam kamus tersebut. Hal sederhana seperti bagaimana mencari sebuah kata sangatlah penting. Walaupun tiap kamus mungkin memiliki aturan yang berbeda, namun satu hal  sederhana yang harus Anda kuasai adalah: semua kata dan huruf dalam kamus diurutkan sesuai abjad. Berlatihlah mencari kata dalam kamus sesering mungkin.

4) Juga, pelajarilah elemen-elemen yang digunakan dalam kamus. Perhatikan contoh dalam gambar yang diambil dari dictionary.cambridge.org berikut:

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari pencarian Anda dalam kamus, perhatikan informasi lain yang diberikan selain definisi kata. Dalam gambar di atas, terdapat keterangan noun, contoh pronunciation/ pengucapan dalam UK (aksen Inggris) dan US (aksen Amerika) yang bisa Anda dengar, simbol fonetik, dan simbol [C] yang berarti Countable. Selain definisi, juga disertakan contoh penggunaan kata dalam kalimat yang memudahkan Anda untuk menggunakan kata tersebut dalam konteks yang sesuai. Contoh kalimat ini penting, karena seringkali sebuah kata digunakan dengan konteks yang tidak sesuai. Untuk kamus versi cetak, elemen yang digunakan pastinya berbeda.

5)  Yang terakhir, jangan menghapal semua kata dalam kamus. Ungkapan kalau kita harus ‘menghapal’ kamus itu tidaklah benar, selain memang karena hal tersebut tidaklah mungkin untuk dilakukan. Cara paling efektif menambah perbendaharaan kata (vocabulary) adalah dengan banyak membaca, bukan dengan menghapalkan isi kamus. Gunakan kamus sesuai dengan kebutuhan Anda saja.

Ingat, seberapa lengkap dan canggihnya kamus yang Anda miliki di rumah, kalau tidak sekalipun digunakan, sama saja = bohong. Jadi tiap kali Anda menemukan kata baru atau sulit yang tidak Anda pahami, jangan tunda untuk membuka kamus Anda. Bertemanlah dengan kamus karena ia akan sangat membantu proses belajar Anda.

Jangan menyerah, teruslah berlajar, sedikit demi sedikit.

Standard
tips

Memahami dan menyiasati les privat

Kebanyakan siswa les privat kami adalah kaum pekerja atau orang dewasa dengan jadwal pekerjaan atau kegiatan yang padat. Ada juga orangtua dari kategori yang sama, namun alih-alih ingin ‘mengkursuskan’ dirinya sendiri, mereka ingin mencari guru les untuk anak-anaknya. Kami memiliki sejumlah siswa yang telah bersama kami selama jangka waktu yang cukup lama. Antara kami dan siswa kami (atau orang tua siswa kami tersebut) sepertinya telah terjalin suatu kesepakatan, yang pada akhirnya membuat kedua pihak nyaman dengan proses les privat yang sedang dijalani. Kami semua memahami esensi dari les privat itu sendiri.

Namun tak jarang, banyak miskonsepsi tentang apa sebenarnya les privat itu dan bagaimana mekanismenya. Memang sepele, tapi seringkali kekurangpahaman inilah yang menyebabkan banyak orang mengurungkan niatnya untuk memulai les privat, atau beberapa di antaranya yang sedang menjalani les privat menemui beberapa kendala yang akhirnya berujung pada mengakhiri proses belajar yang sebenarnya bisa memberi banyak manfaat hanya jika diketahui caranya. Ini beberapa alasan umum mengapa kita memilih mengikuti les privat daripada kelas kursus umum dan karakteristik les privat pada umumnya:

1) Jadwal bebas. Di lembaga kursus yang menawarkan kelas umum (massal), ada kecenderungan peserta kelas bisnis (Business English Class) yang mempunyai jadwal kerja yang padat untuk bolos atau melewatkan pertemuannya pada saat sibuk dengan pekerjaan. Hal ini sangat disayangkan mengingat datang atau tidak datang, biaya akan tetap dibebankan. Ditambah lagi, kebanyakan tempat kursus mengharuskan persentase kehadiran sebagai syarat boleh mengikuti tes akhir untuk mendapatkan sertifikat. Kelas yang terlewatkan juga tidak akan mungkin diganti dengan kelas pengganti (make up class). Sebaliknya, jika kita mengambil les privat, kita bisa mengatur jadwal sesuai dengan waktu lowong kita (berbeda dengan kelas umum yang mengambil dari suara terbanyak). Kalaupun ada pembatalan kelas, make up class masih bisa dilakukan.

2) Materi sesuai kebutuhan peserta. Jika peserta menginginkan belajar bahasa Inggris secara umum, adalah aman untuk mengikuti kelas umum di sebuah lembaga kursus. Tapi bagaimana jika kita menginginkan sesuatu yang spesifik? Katakanlah kita adalah seorang Front Office Manager di sebuah hotel berbintang yang ingin memperdalam bahasa Inggris yang berhubungan dengan pekerjaan saja. Di sinilah kelebihan les privat daripada kelas umum. Seorang peserta les privat bisa meminta guru les untuk memberi materi yang spesifik atau hanya yang diminta si peserta saja. Ketelitian peserta dalam memilih guru les juga bisa menjadi kunci sukses les privat yang dia ikuti. Apakah guru les dia memiliki pengalaman mengajar di bidang yang spesifik yang dia butuhkan? Ini tentu akan menjadi nilai tambah yang menguntungkan peserta.

3) Lebih fokus. Ada satu kejadian unik yang menimpa Ms Neno, guru bahasa Inggris kami, beberapa tahun lalu. Saat mengajar di kelas, seorang siswa yang bosan tertangkap sedang menonton video porno di telepon genggamnya. Setelah diselidiki, ternyata siswa ini berada di level yang lebih tinggi dari rata-rata siswa lain, dan karena itu merasa kelas itu membosankan. Dalam kelas kelompok, adalah kode etik seorang guru untuk menitikberatkan pada siswa yang terlemah, karena memerlukan lebih banyak bantuan daripada yang terlihat sudah bisa. Jika dalam satu kelas terdapat beberapa siswa dengan tingkat level yang tidak seimbang, kelas bisa jadi sedikit ‘tidak imbang’ dan bisa saja ada yang harus di’korban’kan.

Maka dari itu ada alasan ketika kita mendaftar kursus di lembaga kursus, kita mengikuti placement test dengan tujuan agar ditempatkan di kelas yang sesuai dengan level kita bersama orang-orang di level yang sama. Dalam les privat yang terdiri dari satu siswa atau kelompok kecil, guru akan mengarahkan kelas dengan kecepatan sesuai dengan kemampuan satu orang atau kelompok kecil siswa saja. Guru juga akan memiliki lebih banyak waktu dan perhatian yang dicurahkan untuk masing-masing siswa les. Tentu waktu yang dialokasikan seorang guru di dalam kelas dalam waktu 90 menit akan sangat berbeda di dalam kelas dengan jumlah siswa hanya satu orang dengan katakan lebih dari 10 orang.

4) Hasil lebih optimal. Dengan penjelasan di beberapa poin tadi, sepertinya Anda sudah bisa langsung memahami yang kami maksud. Jika peserta berorientasi pada kemajuan dan peningkatan kemampuan bahasa Inggrisnya secara signifikan, les privat adalah pilihan yang tepat. Peserta tidak akan melewatkan kelas yang sudah dibayarnya dengan sia-sia, hanya akan memfokuskan diri pada hal-hal yang ia butuhkan secara spesifik, dan bisa lebih berkonsentrasi penuh dalam proses belajar. Ketiga hal ini akan secara otomatis menghasilkan hasil belajar yang lebih optimal. Bagi peserta dengan level tinggi, akan bisa belajar dengan kecepatan yang diinginkan. Sementara bagi peserta dengan level lebih rendah, akan dituntun sesuai dengan kecepatan yang dibutuhkan.

Tak luput dari pandangan kami adalah satu miskonsepsi umum tentang les privat yang perlu diluruskan. Dengan segala ‘keunggulan’ les privat yang disebutkan di atas (yang sayangnya belum diketahui banyak orang), banyak yang mempertanyakan kenapa biaya les privat cenderung lebih mahal daripada kelas biasa. Penjelasannya cukup sederhana. Di kelas biasa, biaya operasional satu kelas ditanggung oleh banyak peserta, katakanlah oleh minimal 6 orang. Sementara dalam les privat, biaya operasional satu kelas ditanggung hanya seorang diri. Cukup masuk akal? Walaupun begitu, saat ini banyak lembaga, seperti Active English, yang menawarkan jasa les privat dengan nilai investasi yang terjangkau. Tapi percayalah, dengan mengetahui cara menyiasati les privat, dana yang dikeluarkan akan sepadan dengan hasilnya.

Tulisan ini juga bisa dibaca di Ms Neno’s Blog.

Standard
promo

Belajar bahasa Inggris gratis lewat e-newsletter

Jika saat ini Anda sedang dalam proses belajar bahasa Inggris, maka Anda harus mencari segala kemungkinan cara belajar bahasa Inggris yang dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Dan jika Anda memiliki dana yang terbatas, belajar bahasa Inggris melalui internet bisa menjadi solusi yang jitu. Saat ini ada banyak website dan akun social media yang menyediakan pelayanan ini.

Misalnya, laman Facebook Active English, penyedia pelatihan dan les privat bahasa Inggris yang kami jalankan sejak 2010 lalu, yang tiap hari menyediakan tips seputar grammar, vocabulary (perbendaharaan kata), business English, dan idiom melalui gambar dan tautan artikel yang bermanfaat. Atau akun Twitter @ActiveEnglish_ dan @EnglishTips4U yang juga selalu memberikan tips bermanfaat.

Tapi ada kalanya Anda terlalu sibuk dan hanya memiliki sedikit waktu untuk membuka akun social media Anda, terutama jika Anda seorang profesional dengan jadwal yang ketat dan daftar pekerjaan yang panjang. Anda tidak perlu khawatir, Active English baru-baru ini menerbitkan sebuah e-newsletter gratis yang bisa Anda dapatkan langsung di email Anda: Active English: Learners’ Guide.

belajar bahasa Inggris gratis lewat e-newsletter

Active English: Learners’ Guide, Volume 2, July 2013

Apa itu Active English: Learners’ Guide?

Semua konten yang ada di e-newsletter didisain sedemikian rupa agar bermanfaat bagi pembacanya. E-newsletter ini terdiri dari tips, cerita, inspirasi, tautan bermanfaat, serta tentu penawaran menarik tentang bagaimana kami bisa membantu proses belajar bahasa Inggris Anda. Menariknya, bagi Anda yang tiap hari berurusan dengan email, dengan berlangganan e-newsletter ini Anda tidak perlu lagi membuka browser atau laman lain. E-newsletter akan langsung hadir di inbox email Anda.

belajar bahasa Inggris gratis lewat e-newsletter b

Active English: Learners’ Guide, Volume 2, July 2013

4 cara memaksimalkan Active English: Learners’ Guide

Setelah berlangganan dan menerima e-newsletter, jangan hanya berhenti di situ. Lakukan hal-hal di bawah ini agar e-newsletter Anda memberikan lebih banyak lagi manfaat bagi Anda:

  1. Baca lebih banyak tulisan dan artikel di tautan-tautan yang diberikan.
  2. Like laman Facebook Active English dan ikuti Twitter @ActiveEnglish_ untuk mulai memanfaatkan social media sebagai tempat berkonsultasi online dengan guru bahasa Inggris dan admin kami.
  3. Manfaatkan penawaran-penawaran yang kami berikan.
  4. Hubungi kami melalui telpon, email, Facebook, Twitter, maupun WhatsApp untuk berkonsultasi lebih lanjut tentang bagaimana kami dapat membantu Anda atau perusahaan Anda dalam pembelajaran bahasa Inggris.

Bagaimana saya bisa berlangganan?

Jika Anda tidak ingin ketinggalan edisi terbaru Active English: Learners’ Guide tiap bulannya, ada baiknya Anda berlangganan mulai sekarang. Caranya sangat mudah. Klik laman Berlangganan ini dan isi formulir berlangganan dengan informasi yang diminta, seperti yang terlihat di bawah ini.

belajar bahasa Inggris gratis lewat e-newsletter c

Formulir berlangganan Active English: Learners’ Guide

Belum berlangganan dan telah melewatkan edisi-edisi sebelumnya? Jangan khawatir, Anda dapat membaca dua edisi sebelumnya (Juni dan Juli 2013) di tautan-tautan di bawah ini.

Active English: Learners’ Guide Volume 1 June 2013

Active English: Learners’ Guide Volume 2 July 2013

Active English: Learners’ Guide Volume 3 July 2013

Semoga tulisan ini bermanfaat. Jangan lupa: ambil kendali terhadap proses belajar Anda (take control of your own learning) dan berlangganan e-newsletter mulai sekarang. :-)

Tulisan ini juga bisa dibaca di Ms Neno’s Blog.

Standard